cara menghindari perang harga

Cara Menghindari Perang Harga Saat Jualan Online di Marketplace

Sekarang ini, semakin banyak orang yang berjualan secara online. Itu membuat para penjual online melakukan perang harga. Dalam hal ini, Anda harus tahu bagaimana cara menghindari perang harga.

Umumnya, para penjual online menggunakan semua media yang ada, tak terkecuali marketplace. Karena banyaknya penjual online, terkadang mereka melakukan perang harga. Dan sebaiknya Anda tidak ikut di dalam perang harga tersebut.

7 Tips Jitu Menghindari Perang Harga

Apakah Anda harus mengikuti trend dengan cara menurunkan harga barang? Jelas ini bukan cara yang bijak. Semakin kuat perang harga dilakukan, maka persaingan akan semakin kurang sehat. Keuangan usaha Anda pun akan terganggu.

Untuk itu, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk menghindari perang harga.

1. Buat Brand Sendiri

Hal penting yang bisa Anda lakukan untuk menghindari perang harga adalah dengan membuat brand sendiri. Mulai sekarang, Anda harus membuat merek atau brand produk Anda sendiri.

Mengapa dengan memiliki brand bisa membuat Anda tidak perlu perang harga? Karena dengan memiliki brand sendiri, Anda akan mendapatkan pelanggan setia. Meskipun ada produk yang sama dengan produk yang Anda jual, orang akan memilih brand produk Anda.

Tentunya ini harus diimbangi dengan kualitas produk. Sebelum membuat sebuah brand, Anda harus memastikan produk tersebut memiliki kualias yang bagus. Dan pelanggan Anda puas dengan kualitas produk tersebut. Kemudian, buatlah brand atau merek. Ini akan mengikat pelanggan agar tidak beralih ke produk brand lain. Ini menjadi salah satu cara menghindari perang harga yang sangat efektif.

2. Target Market Harus Jelas

Perang harga di marketplace yang dilakukan oleh banyak penjual umumnya disebabkan karena mereka membidik pangsa pasar yang sama. Untuk itu, cara menghindarinya adalah dengan membidik pangsa pasar yang lebih spesifik.

Misalnya saja produk yang Anda jual itu membidik konsumen dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. Maka dari itu, Anda tidak perlu menurunkan harga barang karena konsumen Anda menengah ke atas.

Untuk menentukan pangsa pasar, sebaiknya Anda mulai dengan melihat kompetitor. Analisa semua kompetitor Anda. Cari tahu kelemahan dan kelebihan mereka masing-masing. Setelah itu, Anda akan menemukan apa kelebihan yang ingin Anda tonjolkan dari produk yang Anda jual. Di saat itulah Anda akan tahu siapa target market Anda. Target konsumen Anda akan semakin spesifik dan Anda akan menghindari perang harga dengan kompetitor lain.

3. Tetapkan Sistem Diskon

Pelanggan suka sekali dengan diskon. Ini menjadi strategi yang paling ampuh untuk membuat pelanggan loyal. Untuk itu, Anda bisa berikan diskon untuk pelanggan-pelanggan terbaik Anda.

Ini jauh lebih baik daripada Anda harus menurunkan harga barang. Ketika ada kompetitor yang menetapkan harga lebih murah, sebaiknya Anda tidak perlu ikut menurunkan harga. Akan lebih menarik di mata pelanggan jika Anda berikan diskon saja.

4. Tentukan Harga Khusus di Hari Spesial

Selain diskon, cara lain menggaet lebih banyak pelanggan adalah dengan menetapkan harga khusus, yaitu harga yang lebih murah dari harga normal. Ini bisa Anda berikan di hari-hari spesial, seperti Hari Kemerdekaan Indonesia, Hari Ramadhan, dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, Anda tidak boleh sembarangan menentukan kapan harga khusus Anda tawarkan. Sebaiknya, Anda menawarkan harga khusus di saat orang-orang memiliki kemampuan belanja yang tinggi. Misalnya saja di saat Bulan Ramadhan. Pada saat ini, orang-orang mendapatkan THR (tunjangan hari raya). Atau Anda tetapkan harga khusus di bulan Desember.

5. Siapkan Bonus

Selain memberikan diskon atau memberikan harga khusus, Anda bisa tetapkan harga yang sama namun Anda menambahkan bonus. Ini juga akan membuat orang lebih tertarik.

Akan tetapi, hati-hati ketika menentukan bonus. Usahakan bonus yang Anda pilih memang membuat orang lebih tertarik untuk membeli. Misalnya saja Anda menjual baju gamis. Pelanggan akan semakin tertarik untuk beli jika bonus yang Anda berikan berupa jilbab atau kerudung. Jadi, tentukan bonus sesuai dengan produk utama yang Anda jual.

6. Buat Pelanggan Puas dengan Pelayanan

Pelanggan saat ini tidak begitu mempermasalahkan harga yang murah. Mereka juga butuh pelayanan yang optimal. Oleh sebab itu, cara menghindari perang harga yang harus Anda terapkan adalah dengan membuat pelanggan puas.

Berikan respon secepat mungkin kepada pelanggan. Jika mereka bertanya sebelum membeli, jawab dengan cepat dan lengkap. Ketika akhirnya mereka membeli, lakukan pengiriman secepat mungkin. Karena inilah yang membuat pelanggan puas dan tidak akan mau pindah ke toko yang lain.

7. Jaga Kredibilitas Toko Anda

Yang tak kalah penting lagi adalah menjaga kredibilitas toko. Jangan pernah Anda salah dalam mengirim barang. Anda harus mengirimkan barang sesuai dengan yang dipesan oleh pelanggan. Sekali Anda melakukan kesalahan, maka kredibilitas toko Anda akan dianggap kurang bagus.

Agar membuat calon pelanggan lain yakin, mintalah pelanggan-pelanggan Anda untuk menuliskan testimoni. Feedback positif mereka akan sangat menentukan kepercayaan orang lain yang belum pernah bertransaksi di toko Anda. Namun, Anda harus ingat. Feedback atau testimoni yang positif hanya akan Anda dapatkan ketika produk Anda bagus dan pelayanan yang Anda berikan memuaskan.

Itulah beberapa cara menghindari perang harga saat jualan online di marketplace. Kompetisi di bisnis online sekarang ini semakin ketat. Maka dari itu, aktifkan survival mode agar Anda tetap bertahan di dunia bisnis. Akan tetapi, jangan lakukan strategi bertahan dengan cara ikut perang harga karena lambat laun bisa membunuh bisnis online Anda sendiri. 

1 komentar untuk “Cara Menghindari Perang Harga Saat Jualan Online di Marketplace”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *